Kanak-kanak
Fase anak-anak adalah fase
yang menarik diantara fase yang lainnya. Pada saat berada pada tahap
perkembangan anak-anak, mereka mulai memiliki rasa ingin tahu yang jauh lebih
besar. Mengenal banyak hal dan menginginkan banyak hal juga. Pada fase ini
kebanyakan adalah fase manusia sangat suka sekali diperhatikan (dimanja).
Pertumbuhan fisik yang cepat terjadi juga pada masa anak-anak. Contohnya kaki
yang dapat tumbuh lebih cepat, hingga terlihat tinggi badan anak secara cepat
terus meningkat. Usia 3-12 tahun merupakan masa anak-anak berlangsung. Namun
pada usia tersebut juga terbagi menjadi dua tahap yaitu tahap anak-anak awal
(3-6 tahun) dan tahap anak-anak akhir (6-12 tahun). Anak-anak
mulai belajar serta mengetahui lebih banyak benda dan fungsi dari benda
tersebut, mulai mengenal warna-warna dan mulai suka mencoret-coret buku. Usia
ini adalah usia yang suka meniru, mencontoh segala perbuatan dan sikap dari apa
yang mereka lihatAnak-anak mulai menggabungkan dua kata hingga kebih. Contoh
mau jajan. Anak usia ini juga mulai belajar menyusun kata-kata menjadi kalimat
yang tertata dengan rapi. Pada usia ini anak mulai bisa menggunakan intonasi
pada setiap kalimat yang mereka ucapkan. Usia ini anak belajar beinteraksi
dengan baik terhadap seluruh anggota keluarga dan juga pada anak-anak lainnya. Anak-anak
mulai mampu mengungkapkan perasaan yang mereka suka dan tidak suka. Pada tahap ini, anak mampu meloncati tali setinggi 25 cm
pada usia 6-8 tahun.Anak-anak juga mulai tangkas bersepeda padatahap ini. Anak-anak
suka olahraga permainan seperti sepak bola dan bulu tangkis pada tahapan ini. Pada
tahap ini anak mulai terampil menggunakan peralaan. Anak mampu meloncati tali
setinggi 50 cm pada usia 11 tahun. Pada usia 12 tahun anak mampu melompat
sejauh lebih dari 1 meter. Anak-anak mulai bisa memakai baju sendiri dan
mengancingkan baju dan lainnya.
Remaja
Remaja adalah masa perpindahan atau peralihan
dari masa anak-anak menjadi masa dewasa. Segala perilaku dan pola pikirnya juga
merupakan akibat dari peralihan tersebut. Pada fase remaja pertumbuhan
signifikan terhadap fisik, kebanyakan fase ini terjadi pada rentang umur 12-20
tahun. Dalam masa remaja ada sebuah proses lagi yang disebut dengan masa
pubertas. Pubertas merupakan tahapan seorang manusia dimana ia akan mengalami
perubahan fisik, psikologis, serta penyempurnaan fungsi seksual.
1.
Pada remaja perempuan tanda-tanda bahwa ia telah memasuki masa
pubertas ialah datangnya Haid perdana dan pada remaja laki-laki ditandai dengan
mengalami mimpi basah yang pertama kalinya juga. Pubertas disebabkan oleh
hormon yang diketahui mempunyai peran untuk mengatur perkembangan seks pada
remaja. Fase remaja merupakan tahapan mencari jati diri sebagai seorang manusia
yang menjadi factor perkembangan.
Dimasa ini manusia lebih memiliki hubungan yang erat dengan teman sebaya atau
kelompok dibandingkan dengan orang tuanya.
2.
Masa-masa remaja adalah masa labil bagi manusia. Usia remaja
biasanya manusia mulai memiliki ketertarikan yang khusus terhadap lawan
jenisnya. Timbulnya perasaan suka atau kagum kepada teman sebaya yang
berlawanan jenis akan mulai muncul pada fase ini.
3.
Ketika manusia berada di masa remaja cenderung lebih suka berada
diluar rumah (sekolah atau rumah teman) dari pada berada dirumah bersama
keluarga. Lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman-teman dan saat bersama
teman-temannya akan mulai muncul rasa malu ketika orang tua memperlakukan
dengan manja.
4.
Remaja tidak suka diperlakukan seperti anak kecil, kebanyakan sikap
remaja adalah seperti orang dewasa namun sebenarnya pribadi kekanak-kanakannya
masih muncul.
5.
Perubahan lainnya pada masa remaja antara lain yaitu perubahan
suara, tinggi dan berat badan yang terus meningkat. Pada masa remaja manusia
mulai memperlihatkan kemandirian, pemikiran yang semakin masuk akal, nyata, dan
idealis. Masa remaja memang merupakan masa peralihan anak-anak menuju dewasa,
tetapi yang harus dipahami remaja bukan lagi anak-anak yang mau mengikuti semua
perkataan orang tuanya.
6.
Remaja juga tidak berada di fase dewasa yang belum memiliki
pemikiran yang matang dan mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Masa
remaja juga merupakan tahapan yang paling rentan dan ditakuti oleh para orang
tua.
7.
Anak remaja kebanyakan suka melakukan hal-hal baru, belum bisa
membedakan dengan baik mana hal yang baik dilakukan dan hal yang buruk jika
dilakukan.
8.
Remaja adalah fase pemberontakan. Pemberontakan yang biasanya
diikuti dengan kenakalan-kenakalan yang dilakukan oleh remaja hanya untuk
mencari perhatian terhadap orang tua, keluarga dan orang disekitarnya. Mereka
cenderung tidak suka dengan aturan-aturan yang membuat kebebasan mereka menjadi
sangat terbatas. Coba ingat kembali ketika kita remaja, kita cenderung memiliki
sikap yang berubah-ubah atau tidak memiliki pendirian.
Dewasa
Manusia yang dewasa adalah orang yang telah
selesai melewati masa perumbuhannya dan siap untuk menerima keberadaannya
ditengah-tengah masyarakat lainnya. Pada masa dewasa merupakan fase
menyesuaikan diri dengan pola kehidupan baru yang lebih luas.
1.
Ketika dewasa manusia disiapkan untuk bisa memulai peran yang
baru. Dewasa dipercayai merupakan masa-masa kebebasan.
2.
Namun ketika dewasa manusia mulai diberikan tanggung jawab yang
baru, tanggung jawab yang berbeda pada saat masih kecil tanggung jawab ini
bukan seperti tanggung jawab ketika tidak mengerjakan pekerjaan rumah yang guru
berikan. Contohnya orang dewasa mulai menetapkan bidang pekerjaan yang akan
dijalani sebagai karir atau seorang wanita dewasa tidak hanya harus memikirkan karir
apa yang akan dijalaninya, namun juga harus siap dan bertanggung jawab untuk
mengurus rumah tangga serta anak-anak dan suaminya.
3.
Saat dewasa manusia mulai menjadi mahluk yang produktif yang
siap menghasilkan keturunan selanjutnya. Menjadi orang tua dari anak-anak dan
menjadi suami/istri dari pasangan adalah perkembangan yang terjadi pada masa
dewasa. Masalah-masalah yang muncul pada usia dewasa bukan lagi masalah kecil
yang akan selesai dengan cepat. Permasalahan ekonomi atau permasalahan
pekerjaan merupakan permasalahan rata-rata orang dewasa, disamping permasalahan
lainnya seperti permasalahan seks, masa depan, dan masalah lainnya.
4.
Ketika dewasa manusia dibentuk harus bisa menyelesaikan
permasalahan tersebut dan tidak dapat bergantung atau menunggu orang lain untuk
menyelesaikannya.
5.
Ketika manusia dewasa banyak hal yang berubah, manusia cenderung
memiliki perhatian khusus terhadap penampilannya seperti pakaian dan riasan
yang dikenakan. Orang dewasa juga memikirkan status sosialnya, berapa banyak
uangnya, seperti apa pekerjaannya. Tidak jarang juga orang dewasa mulai
mengelompokkan beberapa orang kedalam sebuah kelompok sosial dan status yang
sama antara satu dengan yang lain.
6.
Pada usia dewasa rasa sosial terhadap persahabatan mulai agak
berkurang, orang dewasa memilih untuk memikirkan dirinya sendiri dan masa
depannya. Hal terebut memang jauh sekali bedanya dengan masa remaja dan masa
anak-anak.
7.
Ketika remaja manusia memiliki interaksi sosia yang erat sekali
dengan teman sebayanya. Saat anak-anak manusia tidak memikirkan apapun tentang
penampilan apalagi tentang status sosial, bagi anak-anak mereka semua sama dan
hanya mementingkan bermai. Banyak hal yang jauh berubah dan berkembang saat
manusia mencapai tahap dewasa. Kepribadian, kesukaan, hobi dan cita-cita
semuanya ikut berubah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar