Minggu, 12 Juni 2016

perkembangan masa kanak-kanak, remaja dan dewasa

Kanak-kanak
Fase anak-anak adalah fase yang menarik diantara fase yang lainnya. Pada saat berada pada tahap perkembangan anak-anak, mereka mulai memiliki rasa ingin tahu yang jauh lebih besar. Mengenal banyak hal dan menginginkan banyak hal juga. Pada fase ini kebanyakan adalah fase manusia sangat suka sekali diperhatikan (dimanja). Pertumbuhan fisik yang cepat terjadi juga pada masa anak-anak. Contohnya kaki yang dapat tumbuh lebih cepat, hingga terlihat tinggi badan anak secara cepat terus meningkat. Usia 3-12 tahun merupakan masa anak-anak berlangsung. Namun pada usia tersebut juga terbagi menjadi dua tahap yaitu tahap anak-anak awal (3-6 tahun) dan tahap anak-anak akhir (6-12 tahun). Anak-anak mulai belajar serta mengetahui lebih banyak benda dan fungsi dari benda tersebut, mulai mengenal warna-warna dan mulai suka mencoret-coret buku. Usia ini adalah usia yang suka meniru, mencontoh segala perbuatan dan sikap dari apa yang mereka lihatAnak-anak mulai menggabungkan dua kata hingga kebih. Contoh mau jajan. Anak usia ini juga mulai belajar menyusun kata-kata menjadi kalimat yang tertata dengan rapi. Pada usia ini anak mulai bisa menggunakan intonasi pada setiap kalimat yang mereka ucapkan. Usia ini anak belajar beinteraksi dengan baik terhadap seluruh anggota keluarga dan juga pada anak-anak lainnya. Anak-anak mulai mampu mengungkapkan perasaan yang mereka suka dan tidak suka. Pada tahap ini, anak mampu meloncati tali setinggi 25 cm pada usia 6-8 tahun.Anak-anak juga mulai tangkas bersepeda padatahap ini. Anak-anak suka olahraga permainan seperti sepak bola dan bulu tangkis pada tahapan ini. Pada tahap ini anak mulai terampil menggunakan peralaan. Anak mampu meloncati tali setinggi 50 cm pada usia 11 tahun. Pada usia 12 tahun anak mampu melompat sejauh lebih dari 1 meter. Anak-anak mulai bisa memakai baju sendiri dan mengancingkan baju dan lainnya.
Remaja
Remaja adalah masa perpindahan atau peralihan dari masa anak-anak menjadi masa dewasa. Segala perilaku dan pola pikirnya juga merupakan akibat dari peralihan tersebut. Pada fase remaja pertumbuhan signifikan terhadap fisik, kebanyakan fase ini terjadi pada rentang umur 12-20 tahun. Dalam masa remaja ada sebuah proses lagi yang disebut dengan masa pubertas. Pubertas merupakan tahapan seorang manusia dimana ia akan mengalami perubahan fisik, psikologis, serta penyempurnaan fungsi seksual.
1.      Pada remaja perempuan tanda-tanda bahwa ia telah memasuki masa pubertas ialah datangnya Haid perdana dan pada remaja laki-laki ditandai dengan mengalami mimpi basah yang pertama kalinya juga. Pubertas disebabkan oleh hormon yang diketahui mempunyai peran untuk mengatur perkembangan seks pada remaja. Fase remaja merupakan tahapan mencari jati diri sebagai seorang manusia yang menjadi factor perkembangan. Dimasa ini manusia lebih memiliki hubungan yang erat dengan teman sebaya atau kelompok dibandingkan dengan orang tuanya.
2.      Masa-masa remaja adalah masa labil bagi manusia. Usia remaja biasanya manusia mulai memiliki ketertarikan yang khusus terhadap lawan jenisnya. Timbulnya perasaan suka atau kagum kepada teman sebaya yang berlawanan jenis akan mulai muncul pada fase ini.
3.      Ketika manusia berada di masa remaja cenderung lebih suka berada diluar rumah (sekolah atau rumah teman) dari pada berada dirumah bersama keluarga. Lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman-teman dan saat bersama teman-temannya akan mulai muncul rasa malu ketika orang tua memperlakukan dengan manja.
4.      Remaja tidak suka diperlakukan seperti anak kecil, kebanyakan sikap remaja adalah seperti orang dewasa namun sebenarnya pribadi kekanak-kanakannya masih muncul.
5.      Perubahan lainnya pada masa remaja antara lain yaitu perubahan suara, tinggi dan berat badan yang terus meningkat. Pada masa remaja manusia mulai memperlihatkan kemandirian, pemikiran yang semakin masuk akal, nyata, dan idealis. Masa remaja memang merupakan masa peralihan anak-anak menuju dewasa, tetapi yang harus dipahami remaja bukan lagi anak-anak yang mau mengikuti semua perkataan orang tuanya.
6.      Remaja juga tidak berada di fase dewasa yang belum memiliki pemikiran yang matang dan mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Masa remaja juga merupakan tahapan yang paling rentan dan ditakuti oleh para orang tua.
7.      Anak remaja kebanyakan suka melakukan hal-hal baru, belum bisa membedakan dengan baik mana hal yang baik dilakukan dan hal yang buruk jika dilakukan.
8.      Remaja adalah fase pemberontakan. Pemberontakan yang biasanya diikuti dengan kenakalan-kenakalan yang dilakukan oleh remaja hanya untuk mencari perhatian terhadap orang tua, keluarga dan orang disekitarnya. Mereka cenderung tidak suka dengan aturan-aturan yang membuat kebebasan mereka menjadi sangat terbatas. Coba ingat kembali ketika kita remaja, kita cenderung memiliki sikap yang berubah-ubah atau tidak memiliki pendirian.
Dewasa
Manusia yang dewasa adalah orang yang telah selesai melewati masa perumbuhannya dan siap untuk menerima keberadaannya ditengah-tengah masyarakat lainnya. Pada masa dewasa merupakan fase menyesuaikan diri dengan pola kehidupan baru yang lebih luas.
1.      Ketika dewasa manusia disiapkan untuk bisa memulai peran yang baru. Dewasa dipercayai merupakan masa-masa kebebasan.
2.      Namun ketika dewasa manusia mulai diberikan tanggung jawab yang baru, tanggung jawab yang berbeda pada saat masih kecil tanggung jawab ini bukan seperti tanggung jawab ketika tidak mengerjakan pekerjaan rumah yang guru berikan. Contohnya orang dewasa mulai menetapkan bidang pekerjaan yang akan dijalani sebagai karir atau seorang wanita dewasa tidak hanya harus memikirkan karir apa yang akan dijalaninya, namun juga harus siap dan bertanggung jawab untuk mengurus rumah tangga serta anak-anak dan suaminya.
3.      Saat dewasa manusia mulai menjadi mahluk yang produktif yang siap menghasilkan keturunan selanjutnya. Menjadi orang tua dari anak-anak dan menjadi suami/istri dari pasangan adalah perkembangan yang terjadi pada masa dewasa. Masalah-masalah yang muncul pada usia dewasa bukan lagi masalah kecil yang akan selesai dengan cepat. Permasalahan ekonomi atau permasalahan pekerjaan merupakan permasalahan rata-rata orang dewasa, disamping permasalahan lainnya seperti permasalahan seks, masa depan, dan masalah lainnya.
4.      Ketika dewasa manusia dibentuk harus bisa menyelesaikan permasalahan tersebut dan tidak dapat bergantung atau menunggu orang lain untuk menyelesaikannya.
5.      Ketika manusia dewasa banyak hal yang berubah, manusia cenderung memiliki perhatian khusus terhadap penampilannya seperti pakaian dan riasan yang dikenakan. Orang dewasa juga memikirkan status sosialnya, berapa banyak uangnya, seperti apa pekerjaannya. Tidak jarang juga orang dewasa mulai mengelompokkan beberapa orang kedalam sebuah kelompok sosial dan status yang sama antara satu dengan yang lain.
6.      Pada usia dewasa rasa sosial terhadap persahabatan mulai agak berkurang, orang dewasa memilih untuk memikirkan dirinya sendiri dan masa depannya. Hal terebut memang jauh sekali bedanya dengan masa remaja dan masa anak-anak.
7.      Ketika remaja manusia memiliki interaksi sosia yang erat sekali dengan teman sebayanya. Saat anak-anak manusia tidak memikirkan apapun tentang penampilan apalagi tentang status sosial, bagi anak-anak mereka semua sama dan hanya mementingkan bermai. Banyak hal yang jauh berubah dan berkembang saat manusia mencapai tahap dewasa. Kepribadian, kesukaan, hobi dan cita-cita semuanya ikut berubah.




 “Sukses Terbesar Dalam Hidup Saya”
Oleh: Bernadethe T. Tahu
Ayah meninggal dunia disaat saya belum lahir. Sejak saat itu ibu menjadi tulang punggung keluarga, banting tulang bekerja siang dan malam berjualan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari kami. Terutama untuk membiayai pendidikan saya. Suatu hari ibu menyampaikan sebuah pesan kepada saya, bahwa kelak saya harus bisa sekolah dan menjadi seorang yang sukses agar dapat membantu keluarga dan orang-orang disekeliling kami yang hidupnya seperti kami. Nasehat ibu ini mmenjadi dasar saya mengukur kesuksesan dalam hidup, yaitu berapa banyak hal  yang sudah berhasil saya lakukan, dan  saya sudah mampu berbuat dan meraih beberapa hal penting yang saya anggap sebagai sukses terbesar dalam hidup saya sampai saat ini.
Sukses terbesar yang telah saya raih adalah berhasil menyelesaikan sekolah saya dari SD-SMA dengan nilai dan prestasi-prestasi yang memuaskan, dan dalam jangka waktu 12 tahun. Bagi sebagian orang menyelesaikan sekolah mungkin bukanlah hal yang besar. Namun secara pribadi saya harus mengakui bahwa perjuangan menyelesaikan sekolah saya tidaklah mudah karena dengan penghasilan ibu saya yang pas-pasan.

Kesuksesan yang sudah saya raih ini bukanlah tanda untuk saya berhenti melainkan sebuah susunan anak tangga yang akan mengantarkan saya  pada pencapaian kesuksesan selanjutnya.
sebagai seorang yang berlatar belakakang sederhana saya mungkin tidak bisa melanjutkan sekolah saya ke jenjang yang lebih tinggi , tetapi  karena begitu banyak dukungan dari kelurga saya , akhirnya saya mempunyai niat untuk melanjutkan sekolah saya ke perguruan tinggi dan akhirnya saya berhasil masuk ke perguruan tinggi yang dari dulu saya  inginkan yaitu perguruan tinggi yang begitu bermutu dan terkenal di  kota kelahiran saya dan saya mengangap itu adalah kesuksesan terbesar yang saya bisa raih hingga saat ini. Walaupun begitu banyak tantangan dan rintangan yang harus saya hadapi dalam  proses perkuliahan ini  tetapi  saya tidak pernah berputus asa untuk berhenti, melainkan saya terus berusaha untuk melanjukannya, dan saya begitu bangga karena saya bisa melanjutkannya  sampai saat ini dengan begitu besar harapan saya kalau saya harus bisa menyelesaikan perkuliahan saya dengan selesai  tepat pada waktunya dan dengan IPK yang memuaskan , agar kelak saya bisamembuat keluarga saya bangga dan menjadi orang yang lebih sukses dikemudian hari.
Dan inilah kesuksesan yang terbesar yag bisa saya raih hingga saat ini.

Sabtu, 14 Mei 2016

Pentingnya Kesadaran



Pentingnya kesadaran
                               Oleh: Bernadethe T. Tahu(13115021)
Kesadaran yang harus dibangun dalam dunia pendidikanadalah dua sisi mata uang yang memiliki perannya masing-masing. Juga mempunyai tujuuan yang sama yang tidak dapat dipisah-pisahkan dan mempunyai nilai.
Pertanyaannya, sejauh mana kita mampu membangkitkan kesadaran diri kita tanpa adanya antimidasi atau tekanan? Dengan kesadaran yang dimiliki, kita akan memiliki cara berpikir yang bijak, elok, dan santun dalam berbuat. Pemahaman mengenai kesadaran ini akan dibawa dalam sikap pribadi. Dan kita akan merasa memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan keberhasilan tanpa menghilangkan nilai kesadaran yang telah dibangun secara moral dan emosional
Catatan :  Kesadaran itu sebenarnya bukanlah suatu hal yang harus di paksakan